
Wisata Durian Runtuh di Desa Sabrang, Jember Menarik Pengunjung
Wisata durian runtuh yang berada di Kebun di Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember kini menjadi daya tarik baru bagi para penggemar buah durian. Konsep unik ini memungkinkan pengunjung untuk mengambil durian yang sudah jatuh ke tanah, sehingga memberikan pengalaman yang berbeda dari biasanya.
Konsep Unik dan Pengalaman Berbeda
Sesuai dengan namanya, wisata ini hanya memperbolehkan pengunjung mengambil durian yang sudah matang dan jatuh sendiri dari pohon. Hal ini tidak hanya menjaga kualitas buah, tetapi juga membantu pengunjung belajar cara memilih durian yang matang secara alami.
Pengelola kebun durian di Jember Selatan ini menerapkan konsep yang menarik perhatian banyak pengunjung. Mereka diperbolehkan memilih durian sesuai selera, asalkan buah tersebut sudah matang dan jatuh sendiri dari pohon. Pengunjung bisa merasakan sensasi mencari durian langsung di kebun, membuat pengalaman mereka lebih menyenangkan.
Pengunjung Tertarik dan Puas
Para pengunjung terlihat antusias saat berkunjung ke kebun durian seluas 4 hektare ini. Mereka berbondong-bondong menelusuri setiap pohon durian untuk mencari buah yang jatuh. Suasana alami dan aroma khas durian membuat pengunjung merasa nyaman dan betah di tempat ini.
Beberapa pengunjung bahkan melakukan swafoto untuk mengabadikan momen saat berburu durian runtuh. Salah satu pengunjung, Prily Aprilia, mengaku senang karena bisa menikmati durian langsung di kebunnya. Ia datang bersama keluarga dan mengatakan bahwa pengalaman ini sangat berbeda dan menyenangkan.
Durian yang Jatuh Sendiri
Arif Arianto, pengelola kebun durian, menjelaskan bahwa konsep durian runtuh diterapkan untuk menjaga kualitas buah dan mengedukasi pengunjung. Buah yang jatuh secara alami menandakan bahwa buah tersebut sudah matang sempurna. Pengunjung bebas memilih durian sesuai selera mereka.
Setiap hari, sekitar 20-30 buah durian jatuh sendiri di tanah dan siap dijual kepada konsumen. Saat ini, kebun ini memiliki sekitar 120 pohon durian dari berbagai varietas seperti Montong, Musang King, Masmuar, hingga Durian Hitam.
Harga dan Potensi Agrowisata
Harga durian bervariasi tergantung jenis dan ukuran buah. Contohnya, durian Montong dijual seharga Rp 60.000 per KG, Musang King seharga Rp 200.000 per KG, dan Masmuar seharga Rp 100.000 per KG. Dengan harga yang beragam, pengunjung dapat memilih sesuai dengan preferensi dan anggaran mereka.
Melalui konsep wisata musiman ini, Arif berharap durian runtuh tidak hanya menjadi daya tarik kuliner, tetapi juga mendongkrak potensi agrowisata di Jember. Wisata ini memberikan nilai tambah bagi petani lokal, karena meningkatkan penjualan dan promosi produk durian daerah.
Kesimpulan
Wisata durian runtuh di Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember telah berhasil menarik minat pengunjung dan memberikan pengalaman unik. Dengan konsep yang inovatif dan pengelolaan yang baik, wisata ini berpotensi menjadi salah satu destinasi agrowisata yang menarik dan berkelanjutan.
.png)


Posting Komentar