P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Keseruan Mencari Durian Runtuh, Wisata Musiman Favorit Jember

Keseruan Mencari Durian Runtuh, Wisata Musiman Favorit Jember

Agrowisata Petik Durian di Jember, Pengalaman Unik yang Menarik Minat Wisatawan

Di tengah keindahan alam Kabupaten Jember, khususnya di Desa Sabrang Kecamatan Ambulu, Provinsi Jawa Timur, muncul sebuah konsep wisata yang menawarkan pengalaman berbeda bagi para penggemar buah durian. Tempat ini menjadi salah satu agrowisata dadakan yang populer selama musim durian tiba.

Wisata agrowisata ini berada di kebun durian seluas 4 hektare. Konsep yang diterapkan sangat unik dan menarik, karena pengunjung diperbolehkan memilih durian matang sendiri yang jatuh dari pohon. Hal ini memberikan sensasi yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Pengunjung terlihat antusias dalam mencari durian yang sudah matang. Mereka berjalan-jalan di sekitar kebun sambil mengamati setiap pohon durian. Udara yang segar dan aroma khas durian membuat suasana semakin nyaman dan menyenangkan. Banyak dari mereka juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berswafoto sebagai kenangan.

Prily Aprilia, salah satu pengunjung, mengungkapkan rasa senangnya dapat merasakan pengalaman berbeda. Ia datang bersama keluarga dan merasa bahwa momen berburu durian langsung di kebun adalah hal yang sangat berkesan.

“Seru banget berburu durian langsung di kebunnya. Sensasinya itu mencari durian matang yang jatuh, rasanya manis dan lembut,” ujarnya.

Konsep yang Mengedepankan Kualitas Buah

Pengelola kebun durian, Arif Arianto, menjelaskan bahwa konsep durian runtuh diterapkan dengan tujuan menjaga kualitas buah. Ia menegaskan bahwa durian yang jatuh secara alami menandakan bahwa buah tersebut sudah matang sempurna. Dengan demikian, pengunjung dapat memilih durian sesuai dengan selera mereka.

Setiap hari, sekitar 20 hingga 30 buah durian jatuh sendiri di tanah dan siap dijual kepada pengunjung. Arif juga mengungkapkan bahwa di kebun ini terdapat sekitar 120 pohon durian dengan berbagai varietas seperti montong, musangking, masmuar, hingga duri hitam.

Harga durian bervariasi tergantung jenis dan ukuran buah. Untuk durian montong, harga per kilogramnya sekitar Rp 60.000, sedangkan musangking mencapai Rp 200.000 per kilogram, dan masmuar seharga Rp 100.000 per kilogram.

Potensi Agrowisata yang Menjanjikan

Dengan konsep wisata musiman ini, Arif berharap agar durian runtuh tidak hanya menjadi daya tarik kuliner, tetapi juga mampu meningkatkan potensi agrowisata di Jember. Selain itu, ia berharap konsep ini dapat memberikan nilai tambah bagi petani lokal.

Agrowisata petik durian ini telah menarik banyak minat dari wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Tidak hanya memberikan pengalaman yang berbeda, namun juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Di masa depan, konsep ini bisa menjadi model sukses untuk pengembangan agrowisata di wilayah lain.

Posting Komentar

Posting Komentar