
Transportasi Umum yang Menyederhanakan Perjalanan ke Sukabumi
Bagi warga Jabodetabek, kereta rel listrik (KRL) telah menjadi sahabat perjalanan sehari-hari. Moda transportasi ini dikenal karena tarifnya yang ramah di kantong, jadwal yang rutin, serta jaringan rute yang menjangkau banyak titik strategis di sekitar ibu kota. Tidak hanya digunakan untuk mobilitas dalam kota, KRL juga menjadi pilihan utama bagi para pelancong yang ingin menuju daerah lain.
Salah satu destinasi yang bisa dicapai dengan mudah adalah Sukabumi. Kini, akses ke kota tersebut semakin terbuka berkat kombinasi antara KRL dan Kereta Api Pangrango. Perjalanan bisa dimulai dari mana saja di Jakarta atau kota-kota penyangga, selama stasiun yang dipilih terhubung dengan jalur KRL menuju Bogor. Penumpang cukup naik kereta dengan tujuan akhir Stasiun Bogor.
Jalur KRL ke Bogor hadir hampir setiap waktu sepanjang hari, sehingga memudahkan para pelancong untuk menentukan jam keberangkatan sesuai kebutuhan. Meski demikian, disarankan agar menyesuaikan waktu tiba dengan jadwal kereta Pangrango agar tidak terlalu lama menunggu di Bogor.
Biaya perjalanan dari Jakarta ke Bogor melalui KRL sangat terjangkau, hanya Rp6.000. Pembayarannya pun praktis karena bisa menggunakan kartu uang elektronik seperti Flazz, e-money Mandiri, dan berbagai kartu lainnya yang biasa digunakan untuk transaksi transportasi.
Cara Menuju Sukabumi Menggunakan Kereta Api Pangrango
Setelah sampai di Stasiun Bogor, perjalanan belum selesai. Penumpang perlu berpindah ke Stasiun Paledang, tempat keberangkatan dan kedatangan Kereta Api Pangrango. Kedua stasiun ini terhubung oleh skybridge, sehingga proses perpindahan cukup mudah dilakukan tanpa perlu keluar area stasiun. Mulai 18 Juni 2025, Paledang menjadi satu-satunya titik operasi Pangrango di Kota Bogor.
Menurut informasi resmi dari PT KAI, Kereta Api Pangrango memiliki empat jadwal keberangkatan setiap hari, yaitu pukul 07.50, 12.55, 17.20, dan 21.45. Waktu tempuh dari Bogor ke Sukabumi sekitar dua jam. Mulai 1 Agustus 2025, tarif kelas ekonomi dibanderol Rp55.000, sedangkan kelas eksekutif dikenakan biaya Rp80.000. Pembelian tiket sangat mudah karena tersedia di aplikasi KAI Access dengan berbagai opsi pembayaran.
Destinasi Wisata di Sekitar Stasiun Sukabumi
Setibanya di Stasiun Sukabumi, wisatawan bisa langsung menjelajahi beragam destinasi menarik yang tidak jauh dari area kedatangan. Salah satu yang paling dikenal adalah Bubur Ayam Bunut di Jalan Siliwangi. Sajian bubur ini sudah menjadi legenda kuliner berkat teksturnya yang sangat pekat, porsinya yang berlimpah, serta aneka topping seperti suwiran ayam, cakwe, kacang, hingga kerupuk. Antrean pembeli sering terlihat sejak pagi karena popularitasnya.
Tidak jauh dari stasiun, hanya sekitar satu kilometer atau sekitar 12 menit berjalan kaki, terdapat Alun-Alun Kota Sukabumi. Ruang publik yang luas ini menjadi tempat favorit warga untuk berolahraga atau sekadar bersantai. Fasilitasnya lengkap, mulai dari lapangan basket, area futsal, hingga spot untuk skateboard. Masjid Agung Sukabumi yang berdiri megah tepat di seberang alun-alun juga menambah daya tarik kawasan ini.
Bagi wisatawan yang mencari tempat foto bernuansa berbeda, Wisata Alam Oasis bisa menjadi tujuan selanjutnya. Lokasinya berada di Jalan Mayor Mahmud, Sukajaya, sekitar tiga kilometer dari stasiun. Tempat ini mengusung konsep spot foto bergaya Eropa dan dilengkapi dengan fasilitas waterpark, menjadikannya destinasi ideal untuk keluarga maupun pencinta fotografi.
Dengan kombinasi antara KRL dan Kereta Api Pangrango, perjalanan menuju Sukabumi kini jauh lebih mudah, murah, dan nyaman. Perjalanan pun menjadi lebih efisien karena penumpang hanya perlu memperhatikan jadwal keberangkatan lalu menikmati pengalaman bepergian dengan transportasi publik yang sudah semakin terintegrasi.
.png)


Posting Komentar