P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Zulfydar Dorong Tradisi Robo-Robo Jadi Pemicu Kembangnya UMKM dan Daya Tarik Wisata Kalbar

Zulfydar Dorong Tradisi Robo-Robo Jadi Pemicu Kembangnya UMKM dan Daya Tarik Wisata Kalbar

Perayaan Robo-Robo sebagai Momentum Penguatan Ekonomi dan Budaya

Perayaan Robo-Robo tidak hanya menjadi tradisi yang kaya akan nilai sejarah, budaya Melayu, dan spiritualitas keagamaan. Lebih dari itu, tradisi tahunan ini juga mampu menjadi ruang silaturahmi yang efektif sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat luas, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pontianak dan sekitarnya.

Menurut Zulfydar, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), perayaan Robo-Robo memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi momentum penguatan ekonomi masyarakat. Ia menekankan bahwa selain perdagangan, ada juga jasa-jasa yang berkaitan dengan membangun Kota Pontianak melalui silaturahmi. Menurutnya, hal ini sangat berkaitan dengan kuliner yang bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Wadah Kuliner Lokal dan Peluang Usaha Baru

Zulfydar mendorong agar penyelenggaraan Robo-Robo pada tahun-tahun mendatang memberikan porsi serta ruang yang lebih besar bagi para pelaku usaha kuliner dan UMKM lokal untuk terlibat aktif. Menurutnya, integrasi sektor usaha kreatif ke dalam agenda kebudayaan dapat dilakukan secara harmonis tanpa sedikit pun merusak nilai keaslian tradisi serta kekhidmatan ritual Robo-Robo itu sendiri.

Ia berharap, nantinya dalam perayaan Robo-Robo di tahun depan, seluruh kuliner khas daerah disediakan dan dipromosikan secara masif. Para pihak bisa memanfaatkan momen itu, tergantung dari masyarakat bagaimana pola dan model pengembangannya. Dengan menghadirkan beragam variasi kuliner khas Kalimantan Barat saat tradisi Robo-Robo, perputaran uang di tingkat pedagang kecil dipastikan akan melaju kencang selama festival berlangsung.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Keamanan Wisatawan

Zulfydar menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah, panitia pelaksana, pelaku usaha, penggiat sektor pariwisata, hingga elemen masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini dinilainya sebagai kunci utama untuk memaksimalkan dampak ekonomi positif sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Ia menegaskan bahwa yang diharapkan adalah seluruh unsur bisa memaksimalkan kepentingan bersama. Karena ini stakeholder bersama, bukan kepentingan individu atau kelompok tertentu. Selain kolaborasi, Zulfydar menyoroti aspek keamanan dan kenyamanan sebagai faktor pemikat wisatawan luar daerah agar tertarik berkunjung ke Kota Pontianak saat gelaran Robo-Robo.

"Masyarakat dari luar Kalimantan Barat datang ke Pontianak, mereka harus merasa tenang. Itu kata kuncinya, aman dan tenang. Di sinilah letak kuncinya, kita teruskan budaya ini dengan cara komunikasi silaturahim melalui pola-pola seperti ini," tuturnya.

Mendorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Lebih lanjut, Zulfydar berharap Kalimantan Barat semakin sering menjadi tuan rumah bagi berbagai event berskala regional maupun nasional. Banyaknya perhelatan atau festival budaya dinilai dapat menjadi stimulan bagi perputaran roda ekonomi daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Kondisi ini, menurutnya, juga akan sangat membantu dan meringankan beban pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, sebab masyarakat menjadi lebih mandiri dan proaktif dalam membangun usahanya. "Jadi pemerintah tidak terlalu kesulitan dalam rangka meningkatkan dan memberikan kontribusi untuk mendorong masyarakat. Karena masyarakatnya sendiri sudah terbiasa berusaha dengan cara yang baik dan mandiri melalui momentum event-event seperti ini," pungkas Zulfydar.


Posting Komentar

Posting Komentar