
Peristiwa Viral di Kalibukbuk Buleleng: Turis Taiwan Mengalami Ketidaknyamanan
Sebuah kejadian yang menimbulkan perhatian luas terjadi di kawasan pantai Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, Bali. Kejadian tersebut melibatkan seorang pria berinisial N yang membuat seorang turis asal Taiwan merasa tidak nyaman. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (8/8/2026) saat turis tersebut sedang melakukan konten outfit of the day (OOTD) di kawasan pantai.
Kejadian tersebut kemudian dibagikan melalui akun Instagram @aurosa_a dan viral di media sosial. Dalam unggahannya, turis tersebut menceritakan awalnya didatangi oleh seorang pria yang mengajaknya berjabat tangan. Pria tersebut juga menyampaikan harapan agar liburannya menyenangkan. Awalnya, turis itu menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk keramahan warga setempat.
"Karena banyak sekali orang yang melakukan ini, jadi kupikir itu hal yang normal," ucapnya dalam unggahan tersebut. Namun, kejadian berubah ketika N berjabat tangan cukup lama. Turis tersebut akhirnya melepaskan tangannya dan merasa sangat tidak nyaman. Ia bahkan mengaku menangis sepanjang perjalanan kembali ke tempat penginapan.
Perbekel Kalibukbuk, Ketut Suka, mengatakan bahwa pihak desa baru mengetahui kejadian tersebut pada Minggu (9/8/2026) setelah mendapat laporan dari nelayan setempat. Menurut Ketut, N berada di kawasan pantai pada pagi hari. Saat itu, N melihat turis asal Taiwan yang baru kembali setelah menyaksikan atraksi lumba-lumba. N kemudian berjalan ke arah utara hingga bertemu dengan turis tersebut.
"Yang bersangkutan agak hangat orangnya. Niatnya mungkin ramah-tamah dengan cara bersalaman. Namun, akhirnya kebablasan," kata Ketut saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2026).
Pihak desa kemudian memanggil N untuk menjalani pembinaan pada Senin (10/8/2026). Pembinaan dilakukan di kantor desa dan turut dihadiri keluarga N. Dalam pembinaan tersebut, N diminta untuk tidak mengulangi perbuatannya. Ia juga membuat surat pernyataan. Keluarga N sepakat ikut mengawasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
"Yang bersangkutan selanjutnya diminta tidak mengulangi perbuatannya melalui surat pernyataan. Kalau nantinya lagi-lagi berulah seperti ini, kami akan ambil tindakan tegas," ujar Ketut.
Pihak desa juga berupaya menyampaikan penjelasan dan permintaan maaf kepada turis tersebut. Namun, turis itu telah check-out sehingga komunikasi dilakukan melalui media sosial. "Kami juga sudah kirim proses penanganan yang dilakukan melalui media sosial yang bersangkutan," kata Ketut.
Ketut mengatakan kejadian tersebut menjadi evaluasi bagi Desa Kalibukbuk. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang karena dapat memengaruhi citra pariwisata di wilayah tersebut. Menurutnya, citra pariwisata berkaitan dengan keberlangsungan mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada sektor tersebut.
Tindakan yang Diambil Oleh Pihak Desa
- Pihak desa memanggil N untuk menjalani pembinaan.
- Pembinaan dilakukan di kantor desa dan dihadiri oleh keluarga N.
- N diminta untuk tidak mengulangi perbuatannya dan membuat surat pernyataan.
- Keluarga N sepakat untuk mengawasi N agar tidak mengulangi tindakan serupa.
- Pihak desa menyampaikan permintaan maaf kepada turis tersebut melalui media sosial.
.png)


Posting Komentar