P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Hotel Ancol (PJAA) Capai Okupansi 99% Saat Libur Panjang Kemerdekaan

Peningkatan Tingkat Hunian Hotel Saat Libur Panjang

Momen libur panjang yang jatuh pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia memberikan angin segar bagi bisnis perhotelan. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) mencatat peningkatan signifikan dalam tingkat hunian hotel selama periode long weekend 15-17 Agustus 2026. Perusahaan melihat adanya lonjakan permintaan penginapan dari masyarakat yang memanfaatkan waktu libur untuk melakukan perjalanan dan menginap di hotel atau resort.

Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko menjelaskan bahwa peningkatan okupansi terutama terlihat di Putri Duyung Ancol. Bahkan, pemesanan kamar untuk tanggal 16 Agustus 2026 telah mencapai kapasitas penuh. Ia menyampaikan bahwa angka bookingan untuk tanggal tersebut sudah full book, sementara tanggal 15 dan 17 Agustus menunjukkan peningkatan dibanding hari libur biasanya.

"Angka bookingan untuk tanggal 16 Agustus sudah full book. Sedangkan tanggal 15 dan 17 Agustus menunjukkan peningkatan dibanding hari libur biasanya," ujar Daniel kepada Brokerja, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, tingkat hunian hotel pada periode long weekend tersebut hampir mencapai 100%. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan tingkat okupansi pada hari biasa yang berada di kisaran 40%-50%.

Daniel menilai, momentum libur panjang tersebut memberikan kontribusi yang signifikan terhadap bisnis hotel. Lonjakan permintaan menunjukkan masyarakat memanfaatkan periode libur Kemerdekaan untuk melakukan perjalanan dan menginap di hotel atau resort.

"Kontribusi di periode long weekend ini sangat besar. Di hari biasa okupansi biasanya hanya 40%-50%, tapi di long weekend ini okupansi meningkat hampir 100%," katanya.

Prospek Bisnis Hotel Hingga Akhir Tahun

Tak hanya mengandalkan momentum libur nasional, Ancol juga melihat prospek bisnis hotel hingga akhir tahun masih positif. Permintaan untuk kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) menjadi salah satu penopang utama bisnis hotel.

Daniel mengatakan, tren pemesanan untuk kegiatan MICE di Putri Duyung Ancol menunjukkan peningkatan pada periode September hingga Desember 2026.

"Perusahaan melihat prospek bisnis hotel/resort di semester II masih positif sampai akhir tahun 2026. Hal ini ditandai dengan permintaan booking, khususnya untuk kegiatan MICE, yang cukup tinggi," jelasnya.

Dengan tren pemesanan tersebut, perusahaan optimistis bisnis hotel dan resort masih memiliki ruang pertumbuhan hingga penghujung 2026, meski momentum libur panjang Agustus telah berakhir.

Faktor-Faktor yang Mendorong Peningkatan Permintaan

Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan permintaan penginapan antara lain:

  • Libur Nasional: Momentum libur panjang seperti peringatan Hari Kemerdekaan RI memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan dan menginap.
  • Peningkatan Aktivitas Wisata: Banyak wisatawan memilih menginap di hotel atau resort sebagai bagian dari rencana liburan mereka.
  • Permintaan untuk Acara Khusus: Kegiatan seperti MICE menarik banyak peserta yang membutuhkan fasilitas penginapan yang memadai.

Prediksi dan Harapan

Perusahaan optimis bahwa tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Dengan berbagai kegiatan dan acara yang direncanakan, permintaan penginapan di hotel dan resort tetap tinggi. Selain itu, Ancol juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar dapat memenuhi kebutuhan para tamu.

Dengan strategi yang tepat dan peningkatan permintaan yang stabil, bisnis perhotelan di Ancol diprediksi akan terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja perusahaan.

0

Posting Komentar