
Pengalaman Naik Bus Wisata Gratis di Jakarta
Libur sekolah tidak harus dihabiskan dengan perjalanan jauh. Bagi warga Jabodetabek, Jakarta sendiri memiliki banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi bersama keluarga. Salah satu cara yang menyenangkan untuk menjelajahi kota ini adalah dengan naik Bus Tingkat Transjakarta atau yang lebih dikenal sebagai Bus Wisata.
Bus Wisata menjadi salah satu pilihan populer bagi warga Jabodetabek karena gratis dan memberikan pengalaman unik. Meski gratis, penumpang tetap perlu menggunakan kartu e-money untuk tap. Ini membuatnya semakin mudah digunakan tanpa perlu membayar biaya tambahan.
Rute Bus Wisata yang Tersedia
Bus Wisata Transjakarta terdiri dari beberapa rute yang bisa dipilih sesuai keinginan. Ada tiga rute utama yang tersedia, yaitu:
- BW1 - Sejarah Kota: Mulai dari Juanda Istiqlal, Museum Bank Indonesia, hingga Kali Besar Barat 1.
- BW2 - Monas Explorer: Melewati IRTI, Balai Kota 1, Perpustakaan Nasional, DPRD DKI Jakarta, Tugu Tani 2, St. Gambir 2, Juanda Istiqlal, Monas 1, Monas 2, dan Monas 3.
- BW4 - Pencakar Langit: Mengunjungi IRTI, Balai Kota 1, MH Thamrin 1, Wisma Nusantara, Tosari 1, Dukuh Atas 3, Karet Sudirman 1, Gelora Bung Karno 1, Bundaran Senayan 3, FX Sudirman, GBK Pintu 7, Tosari 2, Plaza Indonesia, MH Thamrin 2, Museum Nasional, Monas 2, dan Monas 3.
Selain itu, ada juga Bus Wisata berbayar bernama Jakarta Skyline yang memiliki lantai dua terbuka, sehingga penumpang bisa menikmati pemandangan langsung dari atas.
Pengalaman Naik Bus Wisata Bersama Keluarga
Saya dan anak-anak mencoba naik Bus Wisata Gratis dengan rute BW2 - Monas Explorer. Tujuan akhir kami adalah Monas, dan si sulung sangat senang dengan pengalaman ini. Meskipun sempat ada sedikit drama saat mencari halte, akhirnya kami berhasil naik bus tersebut.
Awalnya, rencana awal saya adalah pergi ke Gramedia untuk membeli buku. Namun, karena berangkat dari Cikarang pagi hari, saya memutuskan untuk mengisi liburan sekolah dengan naik Bus Wisata.
Saya mencari informasi tentang halte pemberhentian Bus Wisata sambil naik KRL. Awalnya saya pikir akan turun di GBK, tapi setelah bertanya ke security, ternyata halte yang benar adalah Bundaran HI. Akhirnya, saya memutuskan untuk berjalan kaki ke Halte Senayan meskipun cukup jauh, terlebih karena membawa bayi yang berat.
Ternyata, saat sampai di Halte Senayan, Bus Wisata sudah standby. Sayangnya, bus yang ingin saya tumpangi sudah penuh. Tapi, kami masih bisa menunggu bus berikutnya.
Tips untuk Menaiki Bus Wisata Gratis
Dari pengalaman ini, saya ingin berbagi informasi penting bagi yang ingin naik Bus Wisata Gratis. Anda bisa naik dari halte-halte yang telah ditentukan seperti IRTI, Balai Kota 1, Perpustakaan Nasional, dan lainnya. Jika tidak yakin, bisa menunggu di Halte Senayan.
Salah satu keuntungan naik Bus Wisata adalah adanya kondektur yang akan menjelaskan nama jalan atau gedung yang dilewati. Ini memberikan pengalaman belajar sekaligus menikmati pemandangan.
Setelah turun di Monas, kami melanjutkan perjalanan ke Museum Nasional untuk melihat fosil gajah. Pengalaman ini sangat berkesan dan saya merasa bahwa Jakarta memiliki banyak hal menarik yang bisa dieksplorasi bersama keluarga.
.png)


Posting Komentar