P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Kepri Evaluasi Penurunan Tarif Feri Batam-Singapura untuk Tingkatkan Wisatawan

Featured Image

Strategi Pemprov Kepri untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sedang melakukan evaluasi terhadap berbagai strategi yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Salah satu langkah yang sedang dipertimbangkan adalah kebijakan penurunan tarif feri rute Batam-Singapura. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas persaingan ketat dengan wilayah Johor di Malaysia, yang menawarkan fasilitas transportasi dan infrastruktur yang lebih menarik.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk memfasilitasi penurunan tarif angkutan feri dari Singapura menuju Kepri. Ia mengakui bahwa Johor memiliki keunggulan kompetitif berupa kedekatan geografis dan infrastruktur yang lebih terintegrasi dengan Singapura.

"Kita coba fasilitasi lagi kemungkinan-kemungkinan itu," ujar Ansar dalam pernyataannya.

Tantangan Kompetisi dengan Johor

Menurut Ansar, ribuan pekerja di Singapura memilih tinggal di Johor karena akses yang lebih mudah dan biaya hidup yang lebih terjangkau. Selain itu, warga Singapura juga lebih sering berkunjung ke Johor karena tidak terkendala oleh batas laut. Secara historis, Johor telah menjadi destinasi utama bagi ribuan pekerja dan warga Singapura karena kedekatan geografis yang tidak dibatasi laut.

Ia menambahkan bahwa Johor semakin meningkatkan daya tariknya dengan menyediakan fasilitas transportasi yang lebih cepat dan sistem penyeberangan yang canggih. Hal ini membuat banyak orang lebih memilih Johor daripada Kepri.

Kaji Ulang Tarif Feri

Untuk menghadapi persaingan ini, Pemprov Kepri berencana melakukan kajian ulang terhadap tarif tiket feri yang sempat mengalami kenaikan pasca-pandemi COVID-19. Kenaikan tarif tersebut antara lain dipengaruhi oleh adanya pungutan seaport tax di BP Batam dan Singapura.

Ansar menyoroti fakta bahwa banyak jadwal pelayaran feri yang tidak terisi penuh. "Kita paling bisa membantu kemungkinan menurunkan tarif angkutan ke Singapura," ujarnya, menekankan pentingnya dialog dengan pihak swasta dan asosiasi pelayaran.

Strategi Komprehensif

Pemprov Kepri berharap para pelaku usaha kapal feri - yang umumnya juga memiliki hotel dan resor di Kepri - dapat melihat manfaat jangka panjang dari penurunan tarif. Ansar meyakini bahwa tarif tiket yang lebih terjangkau akan mendatangkan lebih banyak wisatawan, yang pada akhirnya meningkatkan okupansi hotel dan resort milik mereka.

"Saya kira secara komprehensif, harga tiket itu terlalu kecil dibandingkan kalau jumlah orang datang lebih banyak," tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov akan segera membahas potensi penurunan tarif dengan asosiasi pelayaran. Gubernur Ansar bahkan telah melakukan observasi langsung dengan berlayar pada hari biasa dari Singapura untuk memantau kondisi riil jumlah penumpang. Dengan langkah-langkah ini, Pemprov Kepri berharap dapat meningkatkan daya tarik wisatawan mancanegara dan memperkuat posisi Kepri sebagai destinasi pariwisata yang menarik.

Posting Komentar

Posting Komentar