P4GXIpU6yeYF5fMCqPZCp42UuY5geVqMNRVk86R4
Bookmark

Translate

Kereta Wisata Jakarta-Sukabumi-Cianjur Siap Beroperasi Akhir Tahun Ini

Featured Image

Kereta Wisata Jakarta-Bogor-Sukabumi-Cianjur Siap Beroperasi

Pengembangan sistem transportasi rel di Jawa Barat semakin menunjukkan tanda-tanda kemajuan. Salah satu proyek yang menjadi fokus adalah pengoperasian kereta wisata yang menghubungkan empat kota besar, yaitu Jakarta, Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. Proyek ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas serta memperkuat sektor pariwisata di wilayah tersebut.

Kesepakatan Antara Pemprov Jabar dan PT KAI

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah melakukan kesepakatan resmi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai dasar untuk berbagai pengembangan layanan perkeretaapian. Dalam penandatanganan memorandum of understanding (MoU), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan komitmennya dalam menjalankan berbagai program pengembangan transportasi rel.

Prosesi penandatanganan MoU dilakukan saat Gubernur sedang melakukan perjalanan dari Purwakarta menuju Stasiun Gambir. Dedi menyampaikan bahwa MoU yang telah dibuat akan segera direalisasikan.

Rencana Pengoperasian KA Jakalalana

Salah satu poin utama dalam MoU adalah peluncuran kereta wisata bernama KA Jakalalana. Kereta ini akan melintasi rute Jakarta–Bogor–Sukabumi–Cianjur. Jadwal peluncurannya ditetapkan pada 14 Desember 2025. Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait harga tiket, jadwal perjalanan, maupun daftar stasiun yang akan dihentikan.

Dedi menjelaskan bahwa pembiayaan untuk proyek ini berasal dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Selain kereta wisata, MoU juga mencakup pengembangan layanan jarak jauh dengan kecepatan lebih tinggi.

Pengembangan Kereta Kilat Pajajaran

Salah satu proyek lainnya adalah pengembangan kereta kilat Pajajaran. Kereta ini akan menghubungkan Jakarta sampai Banjar dengan waktu tempuh hanya tiga jam. Dedi menyebutkan bahwa anggaran yang disiapkan untuk proyek ini mencapai Rp 8 triliun, yang saat ini masih dalam proses penyusunan detail engineering design (DED).

Selain itu, Pemprov Jabar juga menyiapkan lokomotif dan gerbong khusus untuk pengangkutan hasil pertanian dan perdagangan pada beberapa rute, seperti Jakarta–Cirebon, Jakarta–Tasikmalaya, dan Jakarta–Banjar. Untuk rute Jakarta–Bandung, target waktu tempuh hanya 90 menit.

Proyek Kereta Listrik Padalarang-Cicalengka

Selain itu, Pemprov Jabar juga merencanakan pembangunan kereta listrik yang menghubungkan Padalarang hingga Cicalengka. Namun, terdapat beberapa kendala yang harus diselesaikan terlebih dahulu. Salah satunya adalah masalah alih fungsi lahan yang menyebabkan adanya kekumuhan. Dedi menyatakan bahwa hal ini harus segera diperbaiki agar proyek dapat berjalan lancar.

Penutup

Dengan berbagai rencana pengembangan transportasi rel yang telah disiapkan, Jawa Barat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi serta pariwisata di wilayah tersebut. Proyek-proyek ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan turut mendorong perkembangan infrastruktur di seluruh Jawa Barat.

Posting Komentar

Posting Komentar